15 Nov 2019

Potensi dan persebaran sumber daya untuk penyediaan energy baru dan terbarukan




KLS XI IPS 1 ,2

  Potensi dan persebaran sumber daya untuk penyediaan energy baru dan terbarukan
Biofuel
Biofuel atau bahan bakar hayati adalah sumber energi terbarukan berupa bahan bakar (baik padat, cair, dan gas) yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Sumber biofuel adalah tanaman yang memiliki kandungan gula tinggi (seperti sorgum dan tebu) dan tanaman yang memiliki kandungan minyak nabati tinggi (seperti jarak, ganggang, dan kelapa sawit).
Biomassa
Biomassa adalah jenis energi terbarukan yang mengacu pada bahan biologis yang berasal dari organisme yang hidup atau belum lama mati. Sumber biomassa antara lain bahan bakar kayu, limbah dan alkohol. Pembangkit listrik biomassa di Indonesia seperti PLTBM Pulubala di Gorontalo yang memanfaatkan tongkol jagung.
Panas Bumi
Energi panas bumi atau geothermal adalah sumber energi terbarukan berupa energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi. Energi panas bumi diyakini cukup ekonomis, berlimpah, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Namun pemanfaatannya masih terkendala pada teknologi eksploitasi yang hanya dapat menjangkau di sekitar lempeng tektonik. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang dimiliki Indonesia antara lain: PLTP Sibayak di Sumatera Utara, PLTP Salak (Jawa Barat), PLTP Dieng (Jawa Tengah), dan PLTP Lahendong (Sulawesi Utara).
Air
Energi air adalah salah satu alternatif bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energi ini didapatkan dengan memanfaatkan energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki air. Sat ini, sekitar 20% konsumsi listrik dunia dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Di Indonesia saja terdapat puluhan PLTA, seperti : PLTA Singkarak (Sumatera Barat), PLTA Gajah Mungkur (Jawa Tengah), PLTA Karangkates (Jawa Timur), PLTA Riam Kanan (Kalimantan Selatan), dan PLTA Larona (Sulawesi Selatan).

14 Nov 2019

Potensi dan Persebaran sumber daya untuk penyediaan bahan industri

KLS XI IPS 1


Potensi dan Persebaran sumber daya untuk penyediaan bahan industri
Pertanian
Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. secara eksplisit pengertian agroindustri dikemukakan oleh Austin (1981) yaitu : perusahaan yang memproses bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani (yang dihasilkan oleh hewan). Proses yang digunakan mencakup perubahan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk agroindustri ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan  baku industri lainnya. Agroindustri merupakan bagian dari kompleks industri pertanian sejak produksi bahan pertanian primer, industri pengolahan atau transformasi sampai penggunaannya oleh konsumen.
Perkebunan
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman flora. Iklimnya sangat cocok untuk tumbuh sebagai jenis tanaman. Salah satu tanaman yang dinilai berprospek cerah adalah komoditas perkebunan. Tanaman perkebunan mempunyai peranan penting dalam pembangunan perekonomian di Indonesia. Pengusahaan berbagai komoditas tanaman initelah mampu mendatangkan devisa bagi negara, membuka lapangan kerja dan menjadi sumber pendapatan penduduk, serta berkontribusi dalam upaya melestarikan lingkungan. Budidaya perkebunan sudah merupakan kegiatan usaha yang hasilnya untuk diekspor atau digunakan sebagaibahan baku industri. Komoditas perkebunan antara lain : cengkih, kapas, kelapa sawit, kopi, lada, tebu, tembakau dan vanilli.
Hutan
Indonesia memiliki kawasan hutan produksi yang sangat luas, meliputi : Hutan produksi Terbatas 27.687 Ha, Hutan Produksi Tetap 28.897 Ha, dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi 15.525 Ha (bps.go.id). Hutan ini memproduksi kayu, rotan, getah (damar, jelutung), kemenyan dan lain sebagainya.
Laut
Selain ikan laut, perairan Indonesia juga memiliki potensi lain, yaitu sebagai berikut :
·         Indonesia sejak dahulu dikenal dengan mutiaranya, yang di dapat di sekitar Kepulauan Aru
·         Indonesia telah membudidayakan kerang laut.
·         Indonesia kaya akan taman laut, seperti disekitar Laut Banda dan disebelah utara Sulawesi Utara yang bisa dikembangkan menjadi daerah wisata laut yang banyak menarik wisatawan domestik maupun wisatawan asing dan sangat populer untuk pengembangan olahraga menyelam.
·         Pada akhir-akhir ini ditemukan bahwa dasar laut Indonesia di beberapa daerah mengandung minyak bumi. Terdapat pengeboran lepas pantai seperti di lepas pantai Sumatera, Jawa, Madura dan beberapa daerah lain.

12 Nov 2019

Potensi dan Persebaran sumber daya untuk penyediaan bahan industri


KLS XI IPS 2


Potensi dan Persebaran sumber daya untuk penyediaan bahan industri
Pertanian
Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. secara eksplisit pengertian agroindustri dikemukakan oleh Austin (1981) yaitu : perusahaan yang memproses bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani (yang dihasilkan oleh hewan). Proses yang digunakan mencakup perubahan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk agroindustri ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan  baku industri lainnya. Agroindustri merupakan bagian dari kompleks industri pertanian sejak produksi bahan pertanian primer, industri pengolahan atau transformasi sampai penggunaannya oleh konsumen.
Perkebunan
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman flora. Iklimnya sangat cocok untuk tumbuh sebagai jenis tanaman. Salah satu tanaman yang dinilai berprospek cerah adalah komoditas perkebunan. Tanaman perkebunan mempunyai peranan penting dalam pembangunan perekonomian di Indonesia. Pengusahaan berbagai komoditas tanaman initelah mampu mendatangkan devisa bagi negara, membuka lapangan kerja dan menjadi sumber pendapatan penduduk, serta berkontribusi dalam upaya melestarikan lingkungan. Budidaya perkebunan sudah merupakan kegiatan usaha yang hasilnya untuk diekspor atau digunakan sebagaibahan baku industri. Komoditas perkebunan antara lain : cengkih, kapas, kelapa sawit, kopi, lada, tebu, tembakau dan vanilli.
Hutan
Indonesia memiliki kawasan hutan produksi yang sangat luas, meliputi : Hutan produksi Terbatas 27.687 Ha, Hutan Produksi Tetap 28.897 Ha, dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi 15.525 Ha (bps.go.id). Hutan ini memproduksi kayu, rotan, getah (damar, jelutung), kemenyan dan lain sebagainya.
Laut
Selain ikan laut, perairan Indonesia juga memiliki potensi lain, yaitu sebagai berikut :
·         Indonesia sejak dahulu dikenal dengan mutiaranya, yang di dapat di sekitar Kepulauan Aru
·         Indonesia telah membudidayakan kerang laut.
·         Indonesia kaya akan taman laut, seperti disekitar Laut Banda dan disebelah utara Sulawesi Utara yang bisa dikembangkan menjadi daerah wisata laut yang banyak menarik wisatawan domestik maupun wisatawan asing dan sangat populer untuk pengembangan olahraga menyelam.
·         Pada akhir-akhir ini ditemukan bahwa dasar laut Indonesia di beberapa daerah mengandung minyak bumi. Terdapat pengeboran lepas pantai seperti di lepas pantai Sumatera, Jawa, Madura dan beberapa daerah lain.

11 Nov 2019

Pengertian Bumi

KELAS X IPS 1,2,3

Pengertian Bumi

Bumi merupakan tempat yang di tinggali oleh makhluk hidup. Kurang lebih 250 juta tahun yang lalu bentuk kerak benua di bumi sebagian besarnya adalah daratan yang lebih di kenal dengan pangea.Kurang lebih 200 juta tahun yang lalu pangea terbelah menjadi dua benua besar menjadi laurasia yang saat ini terbagi menjadi  amerika utara, eropa, serta beberapa bagian asia tengah dan asia timur, dan benua besar lainnya adalah gondwana yang terbagi menjadi amerika selatan, afrika india, australia serta bagian asia yang lain.
Lalu bagian – bagian dari dua benua besar ini terpecah dan hanyut sehingga terjadi tabrakan dengan bagian yang lain. Sebagai planet yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun dengan beberapa lapisan bumi. Dimana memiliki banyak bahan material pembentukan bumi, serta semua kekayaan alam yang terkandung didalam bumi. Permukaan bumi memiliki bentuk yang berbeda beda, dimulai dari daratan, lautan, pegunungan, danau, perbukitan, dan masih banyak yang lainnya.

Bumi merupakan salah satu planet yang masuk kedalam sistem tata surya dalam alam semesta tapi bumi tidak hanya diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini, sebaliknya bumi melakukan perputaran pada porosnya atau yang sering disebut rotasi serta bergerak mengitari matahari atau sering disebut revolusi  dan pusat sistem tata surya. Semua itu lah yang menyebabkan terjadinya siang dan malam serta pasang dan surutnya air laut. Karena semua itu, proses terbentuknya bumi juga disebabkan oleh terbentuknya tata surya .

Teori Pembentukan Bumi

1. Teori Kabut (Nebula)

Satu teori yang menyarankan pembentukan bumi adalah Teori Kabut (Nebula). Teori ini diciptakan oleh Immanuel Kant pada 1755 dan Piere De Laplace pada 1796. Teori ini menunjukkan bahwa bumi terbentuk dari gas. Gas-gas ini sudah tersedia di alam semesta, yang kemudian membentuk kabut.
Karena gas-gas ini masing-masing memiliki besaran daya tarik yang sama, gas membentuk kumpulan kabut yang sebesar dan dilemparkan ke arah khatulistiwa membentuk planet termasuk bumi. Lalu apakah bumi benar-benar terbentuk dengan cara ini? Tentu saja itu hanya hipotesis manusia saja. Kita lanjut membaca teori lainnya.
Dalam teori nebula terdiri atas beberapa tahap, yaitu :
  1. Matahari dan planet lain masih berbentuk gas, serta kabut yang sangat pekat dan besar.
  2. Kabut berputar dan berpilin dengat sangat kuat, sehingga terjadi pemadatan dipusat lingkaran yang kemudian membentuk matahari. Pada saat yang bersamaan materi lainpun terbentuk menjadi massa yang lebih kecil dari matahari yang disebut sebagai planet, bergerak mengelilingi matahari.
  3.  Materi-materi tersebut tumbuh makin besar dan terus melakukan gerakan secara teratur mengelilingi matahari dalam satu orbit yang tetap dan membentuk Susunan Keluarga Matahari.

2. Teori Planetesimal

Teori kedua adalah teori planetisimal. Teori ini dikemukakan oleh Forest Ray Moulton dan Thomas C. Chamberlain yang astronom. Teori ini dikemukakan pada abad ke-20. Inti dari teori ini, bumi dan planet-planet lain terbentuk dari gas yang dibuang dari tepi matahari, yang kemudian menjadi dingin dan padat.

3. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)

Teori gas pasang surut dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918. Teori ini berawal dari kisah cinta matahari yang masih dalam bentuk gas. Lalu bagaimana rupa bumi sekarang? Menurut teori ini, ketika matahari masih dalam bentuk gas, ada bintang besar dalam jarak pendek, sehingga ada gas pasang surut di bawah sinar matahari.
Pasangan yang tepat, seperti gelombang yang terjadi di bumi. Kemudian, karena kejadian itu, ada partikel-partikel matahari yang dilemparkan dan akhirnya bumi dan planet-planet lainnya.

4. Teori Bintang Kembar

Seorang astronom bernama R.A Lyttleton, menunjukkan bahwa galaksi dan semua isinya, termasuk bumi dari kombinasi bintang kembar. Kemudian salah satu bintang kembar itu meledak. Sekarang, bintang yang meledak akhirnya membentuk planet, yang memiliki bintang-bintang yang tidak meledak.
Apakah Anda tahu nama bintang apa yang tidak bisa meledak? Bintang itu disebut matahari. Lalu jika memang benar bahwa bumi terbentuk dari bintang yang meledak, itu juga bersinar seperti matahari, ya!

5. Teori Big Bang

Teori terakhir adalah teori big bang. Teori ini mengungkapkan bahwa bumi terbentuk dari miliaran tahun yang lalu. Sudah lama sekali! Awalnya, bumi terbentuk dari gumpalan raksasa yang berputar pada sumbunya. Kemudian pada akhirnya benjolan kabut itu meledak, mendingin dan mengondensasi ketentuan planet-planet.
Itu adalah beberapa penjelasan sejarah dan Teori Pembentukan Bumi. Kita tidak perlu khawatir tentang bagaimana Bumi terbentuk atau bentuk Bumi apakah bulat. Yang harus Anda lakukan hanyalah merawat Bumi dan jangan merusaknya. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan terima kasih sudah membaca ulasan ini.

Pendapat Para Ahli tentang Teori Terbentuknya Bumi dan Menurut Al-Quran

Bumi merupakan planet nomor tiga dalam sistem tata surya yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup, karena dalam tatasurya hanya Bumi lah yang memiliki grafitasi bumi. Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu dan kehidupan baru muncul di permukaan pada miliar tahun pertama. Sedangkan pada 250 juta tahun yang lalu, sebagian dari kerak benua di Bumi merupakan satu massa daratan yang dikenal dengan Pangea. Kemudian 200 juta tahun yang lalu Pangea terpecah menjadi dua benua, yaitu Benua Laurasia dan Benua Gondwana.
Pada benua Laurasia sekarang ini terdiri dari Amerika Utara, Eropa, sebagian Asia tengah dan Asia timur, sedangkan pada benua Gondwana saat ini terdiri dari Amerika Selatan, Afrika Indoa, Australia, dan bagian Asia lainnya. Bagian dan dua benua besar tersebut kemudian terpecah-pecah, hanyut dan bertubrukan dengan bagian lainnya.
Lalu bagaimanakah proses dari terbentuknya bumi? Kali ini pelajaran.co.id akan memberikan informasi tentang teori pembentukan bumi.
Bumi terdiri dari bebrapa lapisan didalamnya, terdapat bahan material pembentukan bumi dan seluruh kekayaan alam. Didalam bumi terdapat berbagai macam bentuk yang beragam, seperti Gunung, Darata, Lautan, Lembah, Danau, Perbukitan, Persawan dan beragam bentuk lainnya.

8 Nov 2019

Potensi dan persebaran sumber daya peternakan


Potensi dan persebaran sumber daya peternakan

Sumber daya alam hewani yang kedua adalah dari peternakan. Peternakan di Indonesia cukup banyak, adapun pembagian peternakan disini diantaranya adalah hewan ternak besar, hewan ternak sedang, hewan ternak kecil dan unggas. Berikut adalah penjabaran dari masing-masing pembagian peternakan tersebut:
Hewan Ternak Besar
Hewan ternak besar disini antara lain adalah sapi, kuda dan kerbau. Pada awalnya kelompok hewan ternak besar ini dimanfaatkan untuk keperluan bertani seperti membajak sawah, hal-hal lain seperti kuda yang digunakan untuk menarik delman atau gerobak yang bahkan hingga digunakan untuk mengangkut beban. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, kelompok hewan jenis ini kemudian dimanfaatkan semuanya, mulai dari dagingnya, kulitnya, susu bahkan hingga tulangnya.
Hewan Ternak Sedang
Yang termasuk dalam kelompok hewan ternak sedang diantaranya adalah kambing, domba dan babi. Kelompok hewan jenis ini memang sudah banyak berkembang di berbagai daerah. Perkembangan dan budidaya ternak jenis ini didasari karena pengaruh kebudayaan, sehingga ada beberapa orang yang mengatakan bahwa peternakan jenis ini adalah peternakan kebudayaan.
Hewan Ternak Kecil
Kelompok hewan jenis ini salah satunya adalah kelinci. Umumnya kelinci dipelihara sebagai hewan hias, akan tetapi ada di beberapa daerah tertentu yang memanfaatkan kelinci untuk dijadikan sebagai bahan pangan. Hingga saat ini sudah banyak peternak kelinci yang membudidayakannya, sehingga tidak heran jika saat ini sudah banyak berbagai jenis kelinci yang berkembang.
Hewan Ternak Unggas
Kelompok hewan jenis ini saat ini banyak ditemukan di berbagai daerah. Adapun hewan-hewan yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah angsa, ayam, burung puyuh dan entog. Budidaya unggas memang sudah banyak, terutama pada budidaya ayam dan burung puyuh. Pada budidaya ayam sendiri saat ini sudah ada yang namanya ayam petelur yang secara khusus hanya menghasilkan telur untuk dijual bukan untuk dibudidayakan.
Pemanfaatan

Sumber daya alam hewani yang budidayanya sangat luas saat ini pemanfaatannya juga beragam. Berikut adalah pembagian dari pemanfaatannya tersebut:
Bahan Pangan 
 Pemanfaatan sumber daya alam hewani dalam bahan pangan diantaranya adalah hewan-hewan dari yang terbesar hingga terkecil akan dimanfaatkan dagingnya untuk diolah menjadi bahan pangan, kemudian hewan-hewan yang menghasilkan telur akan dijual telurnya, yang kemudian telur tersebut dapat digunakan untuk keperluan lain. Selain itu hewan-hewan yang menghasilkan susu nantinya susu tersebut akan diolah lebih lanjut menjadi bahan pangan seperti keju dan lain sebagainya
Bahan Sandang 
 Pemanfaatan sumber daya alam hewani dalam bahan sandang diantaranya adalah dimanfaatkannya serat dari kepompong ulat sutera untuk dijadikan kain sutra, wol yang berasal dari bulu domba hingga pemanfaatan kulit dari sapi, ular bahkan buaya untuk dijadikan tas, jaket, dompet dan lain sebagainya yang memiliki nilai jual tinggi.
Kesehatan 
 Pemanfaatan sumber daya alam hewani dalam bidang kesehatan diantaranya adalah madu alami yang bersal dari lebah madu dapat dijadikan sebagai obat, susu dari kambing yang bermanfaat untuk kesehatan saluran pencernaan, bahkan hingga air liur dari burung walet yang dipercaya oleh kebanyakan orang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina tubuh bahkan untuk kesehatan kulit.
Sumber daya alam hewani merupakan sumber daya alam hayati yang dapat diperbarui. Adapun yang termasuk sumber daya alam hayati selain sumber daya alam hewani adalah sumber daya alam nabati Jika diatas telah dijelaskan bahwa sumber daya alam hewani berasal dari hewan, maka sumber daya alam nabati berasal dari tumbuh-tumbuhan. Lalu apa manfaatnya ? Berikut penjelasannya:
Sumber Daya Pangan
 Hasil dari tumbuh-tumbuhan seperti padi, jagung, ubi dan lain sebagainya saat ini sudah banyak diolah untuk dijadikan bahan pangan setiap harinya. Selain terhindar dari bahan kimia, bahan pangan dari tumbuhan memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi.
Kebutuhan Sandang
 Tumbuhan seperti kapas dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan sandang yang seratnya bermanfaat untuk dibuat karung goni.
Obat-obatan 
 Beberapa jenis tanaman seperti kayu putih, cengkeh, daun serih dan lain-lain dapat diolah menjadi obat tradisional yang mujarab. Bahkan saat ini sudah tidak perlu repot dalam pengolahannya, karena obat-obatan tersebut dapat ditemukan di apotek.
Bahan Bangunan 
 Adapun kayu yang berada di hutan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan atau bahkan dapat diekspor ke luar negeri karena kualitasnya yang bagus seperti kayu jati. Hal ini tentunya akan menambah devisa negara dari hasil penjualan kayu tersebut ke luar negeri.
Apotik Hidup
 Jenis tumbuhan obat-obatan seperti jahe, kunyit dan temulawak dapat dibudidayakan di pekarangan rumah menjadi apotik hidup. Hal ini tentunya perlu diterapkan karena apabila terserang penyakit ringan seperti masuk angin dapat diobati terlebih dahulu menggunakan obat tradisional yang telah ditanam di pekarangan rumah.
Bahan Industri 
 Adapun jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk bahan industri perkebunan antara lain adalah teh dan kopi. Saat ini perkebunan teh dan kopi di Indonesia sudah banyak, sehingga tidak heran apabila banyak produk teh dan kopi di Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri. Tidak hanya itu, bahkan sudah ada produk kopi dari Indonesia yang disukai oleh negara asing.
Potensi laut itu bukan cuma ikan atau rumput laut saja, Squad. Potensi sumber daya kelautan termasuk ekosistem laut yang beragam, energi, dan mineral. Berikut ini adalah potensi sumber daya laut Indonesia:
 Potensi dan persebaran sumber daya perikanan
Pengelolaan Perikanan
Kita harus bersyukur Squad, karena Indonesia punya wilayah laut yang luas, jadi kita bisa puas makan banyak jenis ikan. Jumlah ikan yang banyak ini perlu dikelola dengan baik, agar cucu kita juga tetap bisa merasakan ikan yang banyak seperti kita sekarang. Meski kita membutuhkan ikan untuk dikonsumsi, penangkapan ikan yang berlebihan harus dihindari karena dapat mengancam keberadaan ikan-ikan di laut. Salah satu cara mengelolanya adalah dengan menangkap ikan layak konsumsi yang memiliki tingkat regenerasi tinggi dan tidak termasuk dalam hewan terancam punah.
Cara lainnya adalah dengan melakukan budi daya, seperti ikan kakap dan kerapu. Selain ikan, ada juga budi daya moluska (kerang-kerangan, mutiara dan teripang), budi daya rumput laut, dan pengembangan industri bioteknologi kelautan (industri ini meliputi industri bahan baku untuk makanan, industri bahan pakan alami, benih ikan dan udang, serta industri bahan pangan).

7 Nov 2019

Potensi dan persebaran sumber daya pertanian

Pengertian ketahanan pangan, bahan industri, serta energi baru dan terbarukan
Ketahanan pangan
adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan.[2] Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan atau ketiadaan suplai pangan penting akibat berbagai faktor seperti kekeringan, gangguan perkapalan, kelangkaan bahan bakar, ketidak stabilan ekonomi, peperangan, dan sebagainya.
Bahan Industri
Industri adalah bidang yang menggunakan ketrampilan, dan ketekunan kerja (bahasa Inggris: industrious) dan penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi, dan distribusinya sebagai dasarnya. Maka industri umumnya dikenal sebagai mata rantai selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan (ekonomi) yang berhubungan dengan bumi, yaitu sesudah pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah. Kedudukan industri semakin jauh dari tanah, yang merupakan basis ekonomi, budaya, dan politik.
Energy terbarukan
Energi terbarukan energi yang berasal dari "proses alam yang berkelanjutan", seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi, dan panas bumi.
Pertemuan ke dua dan ketiga
 Potensi dan persebaran sumber daya pertanian
ยช  Potensi dan persebaran sumber daya pertanian
Pertanian
·         Pertanian Sawah Irigasi Persebarannya banyak terdapat di Pulau Jawa, Bali dan Madura.
·         Pertanian Sawah Pasang Surut Persebaran ; Sumatra, Kalimantan dan Papua
·         Pertanian Sawah Lebak Persebarannya ; Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Papua
·         Pertanian Ladang Persebaran ;Kalimantan dan Sumatera.
Perkebunan
·         Perkebunan Rakyat Persebaran ; Jawa, Bali, Madura dan Sulawesi
·         Perkebunan Besar Persebaran ; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua
Peternakan
·         Peternakan Hewan Besar Persebaran ; Jawa, Bali,
·         Peternakan Hewan Kecil Persebaran ; jawa, Bali, Madura
·         Peternakan Hewan Unggas Persebaran; Jawa, Madura, Bali dan Sulawesi
Perikanan
·         Perikanan Budidaya
·         Perikanan Tangkapan Persebaran ; Sumatera, Kalimantan, Jawa, Maluku dan Papua

Potensi dan persebaran sumber daya pertanian
Hasil pertanian dan perkebunan selain digunakan untuk konsumsi dalam negeri sebagai pembantu terciptanya ketahanan pangan, juga digunakan sebagai bahan baku untuk industri. Bahan baku ini tidak hanya digunakan sebagai bahan baku di dalam negeri, tetapi juga dapat dieksport ke luar negeri sebagai penambah devisa negara. Nah, beberapa contohnya adalah:

1.   Kedelai
Kedelai banyak dibudidayakan pada lahan yang berupa ladang, tegalan, dan sawah tadah hujan. Penghasil kedelai di Indonesia berada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung. Dengan produksi yang mencapai 850.000 ton pada tahun 2012, kedelai menjadi salah satu bahan industri yang cukup besar. Kedelai biasanya dipakai sebagai bahan industri tempe, tahu, susu kedelai, kecap, dan sebagai salah satu bahan eksport nonmigas
2.   Kelapa
Daerah persebaran kelapa di Indonesia hampir di seluruh wilayah Indonesia, karena hidupnya yang biasanya di dekat pantai, maka hampir di sepanjang pantai Indonesia banyak terdapat kelapa. Total produksi kelapa di Indonesia bisa mencapai 3,3 juta ton. Kelapa dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, dan santan sebagai bumbu masak.
3.   Cengkeh
Di Indonesia, perkebunan cengkeh terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Bali dan Maluku. Cengkeh dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum, bahan tambahan masakandan bahan tambahan rokok.