23 Agu 2019

uji blok

kelas XI IPS 2,1
uji blok persebaran flora dan fauna

1. Karakteristik bioma di dunia.
2. Biom-bioma dipermukaan bumi dapat dibedakan menjadi 7 kelompok, 
3. faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna
4. Tuliskan 6 daerah persebaran fauna di dunia dan berikan contoh
5. Tuliskan 3 daerah persebaran fauna di Indonesia dan berikan contoh
6. Upaya pelestarian flora dan fauna :
2.        

22 Agu 2019

Pengertian desa

KELAS XII IPS 1
Pertemuan Pertama
Pengertian desa :
R. Bintarto (1983) desa adalah merupakan suatu hasil perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisografis, sosial, ekonomi, politk dan kultural yang terdapat pada suatu daerah serta memiliki hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daeah lain.
Sedangkan pengertian desa dalam kehidupan sehari-hari atau secara umum sering di istilahkan dengan kampung,yaitu suatu daerah yang letaknya jauh dari keramaian kota,yang di huni sekelompok masyrakat di mana sebagian besar mata pencaharianya sebagai petani sedangkan secara atmininistrastif desa adalah yang terdiri dari satu atau lebih atau dusun di gabungkan hingga menjadi suatu daerah yang berdiri sendiri atao berhak mengatur rumah tangga sendiri (otonomi).

DEFINISI DESA
A.   Menurut UU No. 5 Tahun 1979
DESA adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk, sebagai kesatuan masyarakat hokum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah Camat dan mempunyai hak otonomi dalam ikatan negara kesatuan RI.
B.   Menurut SUTARDJO KARTOHADIKUSUMO
DESA adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri.
C.   Menurut tinjauan geografi
DESA adalah suatu perwujudan geografis, yang ditimbulkan oleh unsure-unsur fisigrafis, sosial, ekonomi, politik dan budaya dan memiliki hubungan timbal-balik dengan daerah lain
SYARAT-SYARAT DESA
1.   Mempunyai wilayah,
2.   Adanya penduduk
3.   Mempunyai pemerintahan
4.   Berada langsung di bawah camat
5.   Mempunyai kebiasaan-kebiasaan pergaulan sendiri.
FUNGSI DESA
Fungsi Desa sebagai :
sumber bahan pangan, penghasilan bahan mentah, penghasil tenaga kerja, pusat-pusat industri kecil.
Menurut Direktorat Jendral Pembangunan Desa, suatu wilayah disebut desa apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Perbandingan lahan dengan manusia (man land ratio) cukup besar;
b. Lapangan kerja yang dominan adalah agraris;
c. Hubungan kekerabatan kuat;
d. Sifat-sifat masyarakatnya masih memegang teguh pada tradisi yang berlaku;
e. Gotong royong kuat;
f. Hubungan antar warga akrab;

KLASIFIKASI DESA
Berdasarkan tingkat pembangunan dan kemampuan mengembangkan potensi yang dimilikinya,desa dapat diklasifikasikan menjadi berikut ini :

a. Desa swadaya
Desa swadaya adalah suatu wilayah pedesaan yang hampir seluruh masyarakatnya mampu memenuhi kebutuhannya dengan cara mengadakan sendiri.
Ciri-ciri desa swadaya :
1) Daerahnya terisolir dengan daerah lainnya.
2) Penduduknya jarang.
3) Mata pencaharian homogen yang bersifat agraris.
4) Bersifat tertutup.
5) Masyarakat memegang teguh adat.
6) Teknologi masih rendah.
7) Sarana dan prasarana sangat kurang.
8) Hubungan antarmanusia sangat erat.
9) Pengawasan sosial dilakukan oleh keluarga.

b. Desa swakarya
Desa swakarya adalah desa yang sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri,kelebihan produksi sudah mulai dijual kedaerah-daerah lainnya.
Ciri-ciri desa swakarya :
1) Adanya pengaruh dari luar sehingga mengakibatkan perubahan pola pikir.
2) Masyarakat sudah mulai terlepas dari adat.
3) Produktivitas mulai meningkat.
4) Sarana prasarana mulai meningkat.
5) Adanya pengaruh dari luar yang mengakibatkan perubahan cara berpikir.

c. Desa swasembada
Desa swasembada adalah desa yang lebih maju dan mampu mengembangkan semua potensi yang ada secara optimal,dengan ciri-ciri berikut :
1) Hubungan antarmanusia bersifat rasional.
2) Mata pencaharian homogen.
3) Teknologi dan pendidikan tinggi.
4) Produktifitas tinggi.
5) Terlepas dari adat.
6) Sarana dan prasarana lengkap dan modern.
CIRI-CIRI MASYARAKAT DESA
a. Kehidupan tergantung pada alam
b. Toleransi sosialnnya kuat
c. Adat-istiadat dan norma agama kuat
d. Kontrol sosialnya didasarkan pada hokum informal
e. Hubungan kekerabatan didasarkan pada Gemeinssehaft (paguyuban)
f. Pola pikirnya irrasional
g. Struktur perekonomian penduduk bersifat agraris
.
POTENSI DESA
potensi fisik : pertanian
potensi social : gotong royong, apatur desa, lembaga social
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISTEM PERHUBUNGAN DESA
a. Topografi,
b. Letak desa
c. Fungsi desa
SOAL  POST TEST
1.   Tuliskan pengertian desa menurut UU No. 5 Tahun 1979 ?
2.   Jelaskan klasifikasi desa?


Upaya pelestarian flora dan fauna

Pertemuan ke lima
kelas XI ips 1

Upaya pelestarian flora dan fauna :
1.    Membangun tempat perlindungan
Pembangunan suaka alam untuk melindungi tumbuhan dan suaka margasatwa untuk melindungi tumbuhan. Seperti balai suaka margasatwa ujung kulon yang merupakan tempat khusus untuk melindungi kawanan badak bercula satu yang sudah sangat sedikit jumlahnya.

2.    Membangun tempat rehabilitasi
Pembangunan tempat rehabilitasi ini perlu dilakukan untuk tetap mempertahankan kehidupan flora dan fauna. Seperti pusat rehabilitasi yang memiliki fungsi lingkungan hidup bagi flora dan fauna seperti orang utan di tanjung putting Kalimantan, hutan wanariset samboja, kutai Kalimantan dan pusat rehabilitasi babi rusa dan anoa di Sulawesi. Tempat tersebut dapat dikunjungi oleh masyarakat luas yang ingin berkontribusi dalam mengembangkan perkembangan flora dan fauna.

3.    Menerapkan program pembangunan berkelanjutan
Bukan hanya flora dan fauna saja yang terancam namun bencana alam juga mengancam jika keseimbangan alam berubah. Jadi pemerintah saat ini sangat perlu membuat sebuah undang-undang untuk mengatur pembangunan yang berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan dan ramah lingkungan. Misalnya saja untuk pembangunan gedung paling tidak harus ada lahan hijau di daerah tersebut. Pemerintah juga harus memberikan hukuman bagi mereka yang melanggar peraturan dengan tindakan yang tegas tanpa pandang bulu.

4.    Menetapkan status flora dan fauna
Perlu dilakukan penetapan status pada flora dan fauna terutama yang terancam punah supaya tidak terjadi pemburuan terhadap mereka. Seperti status dilindungi yang diberikan kepada satwa komodo, biawak, landak semut di papua, kanguru pohon, anoa, menjangan, banteng, badak, dahan kuwuk, bajing terbang, trenggiling, kasuari, merak, cendrawasih, harimau sumatera, elang jawa, bajing tanah, macan kumbang, siamang, ikan pesut, ikan hiu, ikan pari, kura-kura atau bulus, gajah, tapir, kelinci liar, kambing hutan, ayam hutan, sing puar, owa, sarudung, bekantan, orang utan, beruang madu, burung beo, landak. Pemerintah juga harus membuat undang-undang tegas dengan melakukan tindakan jika ada yang berusaha menyelundupkan atau memburu flora dan fauna yang sudah diberi status dilindungi.

5.    Melakukan usaha pelestarian hutan
Hal ini sangat perlu dilakukan seperti dengan menindak tegas para pencuri kayu atau illegal logging, memperbaiki kondisi hutan, melakukan reboisasi dan melakukan tebang pilih supaya hutan tetap terjaga kehidupannya dan makhluk yang ada di dalamnya agar terhindar juga dari erosi tanah yang menjadi penyebab flora dan fauna mulai punah juga.

6.    Melakukan usaha pelestarian biota perairan
Biota perairan baik di perairan tawar maupun perairan asin juga harus dilindungi dengan cara tidak melakukan pengeboman untuk menangkap ikan, mencegah perusakan habitat seperti merusak karang sebagai habitat para ikan, serta harus melindungi anak-anak ikan dari penangkapan karena anak ikan inilah yang nantinya akan menjadi ikan besar. Dan seharusnya kita mengetahui cara menjaga kelestarian air agar tidak merusak makhluk hidup yang ada di dalam air.

7.    Melakukan budidaya
Jika memang bisa dilakukan, budidaya juga bisa menjadi salah satu cara upaya pelestarian flora dan fauna yang dilindungi. Misalnya saja budidaya penyu, penyu merupakan salah satu hewan yang sudah masuk dalam kategori langka sehingga dengan budidaya ini penyu dikembang biakan dengan baik dan setelah penyu mampu mandiri kemudian para penyu dilepas ke habitat aslinya. Hal ini sudah dilakukan oleh pihak pemerintah maupun swasta.

8.    Melakukan penyuluhan dan pendidikan
Usaha ini dapat dilakukan di sekolah maupun di keluarga sejak dari kecil. Memberikan pemahaman bahwa flora dan fauna sangat penting bagi kehidupan akan membuat anak menjadi sadar dan tidak merusak lingkungan yang akan merubah struktur lapisan atmosfer jika melakukan kegiatan yang dapat merusak lingkungan.

Soal post test

1.    Jelaskan upaya-upaya pelestarian flora dan fauna

21 Agu 2019

Pengertian desa,


KELAS XII IPS 2,3
Pertemuan Pertama
Pengertian desa :
R. Bintarto (1983) desa adalah merupakan suatu hasil perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisografis, sosial, ekonomi, politk dan kultural yang terdapat pada suatu daerah serta memiliki hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daeah lain.
Sedangkan pengertian desa dalam kehidupan sehari-hari atau secara umum sering di istilahkan dengan kampung,yaitu suatu daerah yang letaknya jauh dari keramaian kota,yang di huni sekelompok masyrakat di mana sebagian besar mata pencaharianya sebagai petani sedangkan secara atmininistrastif desa adalah yang terdiri dari satu atau lebih atau dusun di gabungkan hingga menjadi suatu daerah yang berdiri sendiri atao berhak mengatur rumah tangga sendiri (otonomi).

DEFINISI DESA
A.   Menurut UU No. 5 Tahun 1979
DESA adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk, sebagai kesatuan masyarakat hokum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah Camat dan mempunyai hak otonomi dalam ikatan negara kesatuan RI.
B.   Menurut SUTARDJO KARTOHADIKUSUMO
DESA adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri.
C.   Menurut tinjauan geografi
DESA adalah suatu perwujudan geografis, yang ditimbulkan oleh unsure-unsur fisigrafis, sosial, ekonomi, politik dan budaya dan memiliki hubungan timbal-balik dengan daerah lain
SYARAT-SYARAT DESA
1.   Mempunyai wilayah,
2.   Adanya penduduk
3.   Mempunyai pemerintahan
4.   Berada langsung di bawah camat
5.   Mempunyai kebiasaan-kebiasaan pergaulan sendiri.
FUNGSI DESA
Fungsi Desa sebagai :
sumber bahan pangan, penghasilan bahan mentah, penghasil tenaga kerja, pusat-pusat industri kecil.
Menurut Direktorat Jendral Pembangunan Desa, suatu wilayah disebut desa apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Perbandingan lahan dengan manusia (man land ratio) cukup besar;
b. Lapangan kerja yang dominan adalah agraris;
c. Hubungan kekerabatan kuat;
d. Sifat-sifat masyarakatnya masih memegang teguh pada tradisi yang berlaku;
e. Gotong royong kuat;
f. Hubungan antar warga akrab;

KLASIFIKASI DESA
Berdasarkan tingkat pembangunan dan kemampuan mengembangkan potensi yang dimilikinya,desa dapat diklasifikasikan menjadi berikut ini :

a. Desa swadaya
Desa swadaya adalah suatu wilayah pedesaan yang hampir seluruh masyarakatnya mampu memenuhi kebutuhannya dengan cara mengadakan sendiri.
Ciri-ciri desa swadaya :
1) Daerahnya terisolir dengan daerah lainnya.
2) Penduduknya jarang.
3) Mata pencaharian homogen yang bersifat agraris.
4) Bersifat tertutup.
5) Masyarakat memegang teguh adat.
6) Teknologi masih rendah.
7) Sarana dan prasarana sangat kurang.
8) Hubungan antarmanusia sangat erat.
9) Pengawasan sosial dilakukan oleh keluarga.

b. Desa swakarya
Desa swakarya adalah desa yang sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri,kelebihan produksi sudah mulai dijual kedaerah-daerah lainnya.
Ciri-ciri desa swakarya :
1) Adanya pengaruh dari luar sehingga mengakibatkan perubahan pola pikir.
2) Masyarakat sudah mulai terlepas dari adat.
3) Produktivitas mulai meningkat.
4) Sarana prasarana mulai meningkat.
5) Adanya pengaruh dari luar yang mengakibatkan perubahan cara berpikir.

c. Desa swasembada
Desa swasembada adalah desa yang lebih maju dan mampu mengembangkan semua potensi yang ada secara optimal,dengan ciri-ciri berikut :
1) Hubungan antarmanusia bersifat rasional.
2) Mata pencaharian homogen.
3) Teknologi dan pendidikan tinggi.
4) Produktifitas tinggi.
5) Terlepas dari adat.
6) Sarana dan prasarana lengkap dan modern.
CIRI-CIRI MASYARAKAT DESA
a. Kehidupan tergantung pada alam
b. Toleransi sosialnnya kuat
c. Adat-istiadat dan norma agama kuat
d. Kontrol sosialnya didasarkan pada hokum informal
e. Hubungan kekerabatan didasarkan pada Gemeinssehaft (paguyuban)
f. Pola pikirnya irrasional
g. Struktur perekonomian penduduk bersifat agraris
.
POTENSI DESA
potensi fisik : pertanian
potensi social : gotong royong, apatur desa, lembaga social
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISTEM PERHUBUNGAN DESA
a. Topografi,
b. Letak desa
c. Fungsi desa
SOAL  POST TEST
1.   Tuliskan pengertian desa menurut UU No. 5 Tahun 1979 ?
2.   Jelaskan klasifikasi desa?


permasalahan yang berkaitan dengan penataan ruang

KELAS XII IPS 1
Pertemuan ke Sembilan
Beberapa permasalahan yang berkaitan dengan penataan ruang secara umum menurut Muta’ali ( 2013)
a.    Permasalahan lingkunagn dan wilayah
b.    Permasalahan pengelolaan penataan ruang
Permasalahan lingkunagn dan wilayah antara lain :
1.    Menurunnya kualitas lingkungan hidup yang dipicu oleh inkonsistensi pemanfaatan ruang
2.    Penurunan luas hutan tropis akibat pembalakan liar serta meluasnya perambahan dan konversi hutan alamatau untuk pengembangan kepentingan budi daya seperti perkebunan dan pertambangan
3.    Penurunan luas dan fungsi kawasan resapan air akibat dislokasi pemanfaatan ruang untuk kepentingan pemukiman, budidaya pertanian, dan pariwisata yang mempercepat kerusakan DAS
4.    Meningkatnya bencana yang diakibatkan oleh salah arus relasi alam dan manusia
5.    Degradasi kualitas lingkungan kawasan pesisir yang ditandai kerusakan dan penururnan luas hutan mangrove
6.    Ancaman dampak global warming
7.    Meningkatnyanurbanisasi dan aglomerasi perkotaan
8.    Masih tingginya kesenjangan antarwilayah dan di dalam wilayah
Permasalahan pengelolaan penataan ruang antara lain :
1.    Belum tepatnya kopetensi SDM dalam penataan ruang
2.    Rendahnya kualitas hasil rencana tata ruang
3.    Ego sektoral dan regional
4.    Penataan ruang belum berfungsi secara optimal
5.    Dukungan terhadap pengembangan wilayah belum optimal
6.    Terjadinya penyimpangan pemanfaatan ruang dari ketentuan dan norma yang seharusnya ditegakkan
7.    Belum diacunya peraturan perundangan penataan ruang sebagai paying kebijakan bagi semua sector
8.    Lemahnya dukuingan teknologi informasi dalam proses pengambilan keputusan
Soal post test
1.    Jelaskan permasalahan lingkunagn dan wilayah
2.    Jelaskan permasalahan pengelolaan penataan ruang


pengertian peta

pertemuan pertama dan kedua X IPS 3
Pengertian peta
Secara umum yang dimaksud PETA adalah gambar konvensional secara selektif dari permukaan bumi dengan segala fenomenanya sebagaimana terlihat dari atas, di buat pada bidang datar, diperkecil dalam skala, ditambah tulisan atau simbol sebagai tanda pengenal (identitas)
Peta berdasarkan isinya dibedakan 2:
1.       Peta Umum/Peta Ikhtisar yaitu peta yang menggambarkan segala sesuatu yang ada dalam suatu daerah/wilayah secara umum. Peta umum dikelompokkan menjadi 3 yaitu:a. Peta Topografi, yaitu peta berskala besar yang menggambarkan relief permukaan bumi.b. Peta Chorografi yaitu peta berskala sedang sampai kecil yang menggambarkan daerah luas.c. Peta dunia yaitu peta berskala kecil yang menggambarkan sebagian/seluruh permukaan bumi.
2.       Peta Khusus/Peta Tematik yaitu peta yang menggambarkan kenampakan tertentu saja. Misalnya: Peta Curah hujan, Peta Penggunaan Lahan, Peta Politik, Peta Pariwisata, Peta Geologi, Chart dan lain-lain.
Berdasarkan tujuannya, peta dibedakan 7:
1.       Peta Pendidikan (Educational Map)
2.       Peta Ilmu Pengetahuan (Science Map)
3.       Peta Informasi Umum (General Information Map)
4.       Peta Turis (Tourism Map)
5.       Peta Navigasi (Navigation Map)
6.       Peta Aplikasi (Technical Application Map)
7.       Peta Perencanaan (Planning Map)
KOMPONEN-KOMPONEN PETA
1.      Judul peta, berisi jenis peta, daerah, dan tahun data (terutama untuk data sosial).
2.      Skala peta, yaitu angka yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi
3.      Mata angin/orientasi berfungsi sebagai penunjuk arah
4.      Garis astronomi yaitu garis lintang dan bujur yang berfungsi untuk menentukan letak atau lokasi pada peta
5.      Garis tepi peta berfungsi sebagai batas pembicaraan antara daerah yang tergambar denga daerah sekitarnya
6.      Simbol Peta berfungsi sebagai tanda kenampakan pada peta
7.      Lettering atau penulisan, berfungsi untuk menjelaskan kenampakan geografi yang ada sehingga peta dapat dibaca dengan mudah. Kenampakan yang lebih penting ditulis dengan huruf lebih besar. Nama perairan ditulis miring, sedangkan nama daratan ditulis tegak. 
8.       Legenda/keterangan berfungsi keterangan yang penting yang memberikan keterangan dan penjelasan tentang simbol-simbol yang terdapat pada peta.
9.      Sumber dan Tahun pembuatan, sumber peta sangat penting, terutama untuk peta thematik. Sedangkan tahun pembuatan sangat penting mengingat ada tidaknya obyek pada waktu pembuatan sekarang ataua kemudian ahri akan berubah baik medan yang alami maupun medan buatan
10.   Inset adalah peta kecil yang berfungsi memberikan tekanan atau penjelasan pada peta utama. Sehingga akan memperjelas dan mempertajam informasi peta utama.
11.  Tata warna sangat penting jika peta yang dibuat adalah peta berwarna. Fungsi warna  adalah membedakan tinggi rendahnya suatu daerah dan kedalaman laut
Menurut bentuknya simbol ada 3:
a.      Simbol titik, antara lain melambangkan ketinggian, tanaman, candi, dan ibu kota
b.      Simbol garis, antara lain melambangkan sungai, jalan, dan batas wilyah admisistrasi.
c.       Simbol area, antara lain melambangkan permukiman, areal pertanian dan perkebunan